CERITA HIDUPKU
Orangtua yang tak pernah bertengkar,keluarga yang bahagia,orangtua yang sesalu memperhatikan anaknya,dan orang tua yang sesalu bertanya bagaimana harimu disekolah?.
Mungkin itu yang terjadi disemua keluarga tapi,tidak dengan keluargaku.Keluargaku berantakan orangtua selalu bertengkar karena masalah yang sebenarnya tidak perlu dibesar-besarkan.Mungkin itu terjadi karena orangtuaku dijodohkan oleh kakekku.Mereka terpaksa menikah karena paksaan.
Dan dipagi hari itu..
“Sudahlah,itukan masalah sepele.jangan dibahas lagi.Akukan pulang malam untuk cari uang
dan untuk kau juga.” kata ayahku pada ibuku.
“Halah,kamu pasti bohong.Aku tahu kemarin kamu pergi dengan perempuan itu.” kata ibuku
sambil menatap tajam ke arah ayahku.
Suasana pagi hari yang selalu ku dengar.Ingin aku lari dari kenyataan keluarga yang seperti ini tapi aku tahu pasti aku tidak akan bisa lari dari kenyataan.
Pagi ini aku berangkat sekolah dengan berjalan kaki.Semua mata orang dijalan seperti memperhatikan aku,mungkin karena pakaianku yang berantakan.Dan sama seperti dijalan tadi disekolahpun semua mata tertuju padaku.
“Hei,kamu Rendi kesini cepat.” panggil salah satu guru BP ku yang sudah menanti didepan
pintu gerbang dan akan menegur semua murid yang berpakaian kurang rapi.
Akupun dengan terpaksa menghentikan langkahku dan berbalik menuju keguru BP ku yang sudah siap mengomeliku dengan segala perkataan.Betulkan dia mengomeliku,hampir seperempat jam aku diomeli sampai akhirnya dia mengijinkan untuk masuk kelas.
Aku memasuki ruang kelas.Aku duduk dibelakang dengan seorang sahabatku yang bernama Lian.Dialah satu-satunya orang yang bisa mengerti keadaanku dan yang selalu memberi semangat dan motivasi untuk aku harus bisa bertahan dalam menghadapi kenyataan.
“Hai,boss tumben berangkat pagi.” kata Lian sambil melempar senyum kepadaku.
“Hai,biasalah kalau aku dirumah terus lama-lama kepalaku bisa pecah,makanya aku berangkat
pagi.” kataku sambil menghempaskan tubuhku dikursi kosong dibelakang Lian.
Tak lama kemudian masuklan kepal sekolahku dengan datang bersama seseorang gadis.
“Selamat pagi anak-anak.” sapanya kepada seluruh teman sekelasku.
“Pagi pak.” jawab semuanya.
“Kali ini bapak kesini akan mengenalkan kalian semua kepada murid yang baru saja pindah
kesekolah kita yang tercinta ini.” katanya sambil menebar senyum.
“Sekarang coba kamu perkenalkan dirimu pada semuanya.” kata pak kepala sekekolah pada murid baru itu.
“Hai,semuanya perkenalkan namaku Rista Angelia,aku pindahan dari sebuah kota kecil di jawa timur yaitu Ponorogo,aku pindah ke jakarta karena ayahku dipindah tugaskan kesini” kata murid baru itu yang ternyata bernama Rista dan dia berkata dengan penuh senyum dan semangat.
“Rista sekarang kamu duduk dibangku yang kosong itu.”kata kepala sekolah kepada Rista sambil menunjuk kearah bangku kosong disebelahku.
Murid baru itu datang menghampiriku dan dia duduk disebelahku.Dia tersenyum kepadaku dan berkata.



